Tidak semua pertemuan datang untuk menetap. Ada yang hanya singgah, ada yang sekadar mengajarkan cara melepaskan. Namun di antara banyak cerita yang pernah datang dan pergi, ada kamu. Seseorang yang hadir tanpa tergesa. Seseorang yang memilih menunggu saat aku masih sibuk berdamai dengan diriku sendiri. Seseorang yang tetap bertahan di tengah hati yang saat itu masih penuh huru-hara.